Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi https://ojs.polanka.ac.id/index.php/JKIKT en-US gp.polankan@gmail.com (Galih Persadha) nirmayunita9@gmail.com (Nirma Yunita, S.Si.T., M.M) Rab, 01 Apr 2026 03:14:49 +0000 OJS 3.1.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pangi https://ojs.polanka.ac.id/index.php/JKIKT/article/view/303 <p><em>Diarrhea remains a major health problem among under-five children and contributes significantly to childhood morbidity, particularly in primary healthcare settings. Nutritional status plays an important role in children’s immune response to infectious diseases; however, the association between nutritional status and diarrhea incidence varies across settings. This study aimed to analyze the relationship between nutritional status and diarrhea incidence among under-five children in the working area of Puskesmas Pangi in 2024.This study employed a cross-sectional analytic design using secondary data at the village aggregate level. Data on nutritional status were obtained from the 2024 child growth monitoring records (BNBA) using weight-for-height (W/H) indicators, while data on diarrhea incidence were collected from the 2024 routine reporting records of Puskesmas Pangi. The study population consisted of 725 under-five children recorded in both data sources. Data analysis included univariate analysis and bivariate analysis using Spearman correlation with a significance level of α = 0.05.&nbsp; The results showed that the majority of under-five children had normal nutritional status based on the W/H indicator. Diarrhea cases among under-five children were reported in all villages within the study area, with varying numbers of cases. Spearman correlation analysis indicated a positive but weak-to-moderate association between the proportion of poor nutritional status and the proportion of diarrhea incidence; however, the association was not statistically significant (p &gt; 0.05).&nbsp; In conclusion, nutritional status was not significantly associated with diarrhea incidence among under-five children at the village aggregate level in the working area of Puskesmas Pangi in 2024. Comprehensive diarrhea prevention efforts should consider other contributing factors beyond nutritional status, including environmental sanitation, access to clean water, and hygienic behavior.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;</em></p> Afriyanto Dai, Bayu Budi Laksono ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polanka.ac.id/index.php/JKIKT/article/view/303 Jum, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 Efektivitas Oral Hygiene Menggunakan Povidone-Iodine 1% terhadap Pencegahan Pneumonia pada Pasien dengan Penurunan Kesadaran di Ruang ICU https://ojs.polanka.ac.id/index.php/JKIKT/article/view/315 <p><em>Ventilator-Associated Pneumonia </em>(VAP) merupakan infeksi nosokomial yang sering terjadi pada pasien yang dirawat di <em>Intensive Care</em> Unit (ICU), khususnya pada pasien stroke dengan komorbid diabetes melitus yang menggunakan ventilator mekanik. Penurunan kesadaran, pemasangan endotracheal tube, gangguan refleks protektif jalan napas, serta kondisi hiperglikemia meningkatkan risiko kolonisasi mikroorganisme orofaring yang berpotensi menyebabkan VAP. Salah satu intervensi keperawatan yang direkomendasikan dalam bundle pencegahan VAP adalah oral hygiene menggunakan agen antiseptik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas oral hygiene menggunakan <em>povidone iodine </em>1% dalam mencegah kejadian <em>Ventilator-Associated</em> Pneumonia pada pasien stroke dengan diabetes melitus yang menggunakan ventilator mekanik di ruang ICU. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif terhadap dua pasien yang dirawat di ICU rumah sakit yang sama, yaitu satu pasien dengan diagnosis stroke iskemik berulang dan diabetes melitus serta satu pasien dengan diagnosis stroke infark dan diabetes melitus. Intervensi keperawatan berupa oral hygiene menggunakan <em>povidone iodine</em> 1% dilakukan secara terjadwal tiga kali sehari dan dikombinasikan dengan bundle VAP, meliputi suction efektif, posisi semi-Fowler 30°, serta pemantauan klinis berkelanjutan. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan klinis, meliputi kebersihan rongga mulut, karakter sekret, frekuensi napas, saturasi oksigen, kadar gula darah sewaktu, dan nilai <em>Modified Clinical Pulmonary Infection Score</em> (MCPIS). Hasil penelitian menunjukkan perbaikan bersihan jalan napas pada kedua pasien, ditandai dengan penurunan produksi sekret, berkurangnya ronki, stabilitas frekuensi napas, serta peningkatan saturasi oksigen. Selama periode observasi, nilai MCPIS pada kedua pasien tetap ≤5 dan tidak ditemukan tanda klinis terjadinya VAP. Dengan demikian, oral hygiene menggunakan <em>povidone iodine</em> 1% efektif dalam mencegah <em>Ventilator-Associated Pneumonia</em> pada pasien stroke dengan diabetes melitus yang menggunakan ventilator mekanik di ICU dan direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam standar operasional prosedur keperawatan ICU</p> Melfis Daeli, Maria Astrid ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polanka.ac.id/index.php/JKIKT/article/view/315 Sen, 02 Mar 2026 00:00:00 +0000 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN HIPERTENSI TENTANG PENGENDALIAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SARITANI KABUPATEN BOALEMO https://ojs.polanka.ac.id/index.php/JKIKT/article/view/301 <p><em>Hypertension is a silent disease because people do not know they have it until they have their blood pressure checked. Hypertension is the biggest cause of stroke, both systolic and diastolic blood pressure. According to WHO data, around 972 million Indonesians aged 18 and over had hypertension in 2014. According to Boalemo Regency Health Profile Data for 2024, Saritani Community Health Center had 559 people with hypertension. Hypertension can be prevented and controlled by cultivating a healthy lifestyle. The public's lack of knowledge about hypertension and its preventive measures risks significantly increasing the prevalence of this disease. The high incidence of hypertension at Saritani Community Health Center is thought to be related to low self-control efforts even though sufferers may have been aware of their condition, or due to a lack of initial public awareness of their hypertension status. This condition underlies the urgency of conducting this research to evaluate the correlation between the level of knowledge and attitudes of patients in controlling hypertension in the working area of ​​the Saritani Health Center.</em></p> Ari Yudistira Perdana Tangahu, Juliati Koesrini ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polanka.ac.id/index.php/JKIKT/article/view/301 Jum, 10 Apr 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS TANTANGAN PENGEMBANGAN STRATEGI RUMAH SAKIT DALAM MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN DAN DAYA SAING ORGANISASI: LITERARURE REVIEW https://ojs.polanka.ac.id/index.php/JKIKT/article/view/309 <p class="ABSTRACT"><strong><span lang="IN">Background:</span></strong><span lang="IN"> Hospitals in the VUCA era face a dual imperative: maintaining social missions while ensuring financial sustainability. This complexity is exacerbated by the JKN shift to INA-CBGs, digital disruptions, and Law No. 17 of 2023 reinforcing corporate liability. <strong>Objective:</strong> This study analyzes challenges in strategy development and internal/external barriers to formulate recommendations for Indonesian hospital managers. <strong>Method:</strong> A Systematic Literature Review (SLR) with a descriptive-analytical approach was conducted on literature (2019–2025) from Google Scholar, PubMed, and SINTA, utilizing thematic synthesis and the Fishbone framework. <strong>Results:</strong> Findings reveal multidimensional internal barriers, including HR shortages, cultural resistance, and budget constraints. JKN implementation mandates a strategic shift from revenue generation to cost containment. While digital transformation is crucial for competitiveness, it faces infrastructure and cost hurdles. Furthermore, regulatory changes demand prioritized risk management due to heightened corporate liability. <strong>Conclusion:</strong> Strategic success depends on integrating operational efficiency, technological adaptation, and legal compliance. Adopting adaptive leadership, Lean Management, and robust risk management is recommended to maintain organizational competitiveness and sustainability</span></p> Dika Octaviani Yustedjo, Inggrid Green Nego, Monica Rizqi Yanuar Setyowati, Hotmada Parlindungan, Dhimas Dita Rahardian, Budi Hartono ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polanka.ac.id/index.php/JKIKT/article/view/309 Kam, 23 Apr 2026 06:09:49 +0000 ALAT MONITORING SUHU DAN KELEMBABAN UNTUK RUANGAN CT SCAN DI INSTALASI RADIOLOGI BERBASIS IOT DENGAN FITUR ALARM https://ojs.polanka.ac.id/index.php/JKIKT/article/view/318 <p>Pelayanan radiologi di rumah sakit merupakan bagian integral dari sistem kesehatan, dengan CT-Scan sebagai salah satu modalitas utama. Ruang CT-Scan memerlukan kondisi lingkungan yang sangat terkendali, yaitu suhu 20–24°C dan kelembaban 40–60%, guna menjamin kinerja optimal peralatan dan kualitas gambar. Kelembaban berlebih dapat menyebabkan kondensasi, yang berisiko merusak komponen elektronik dan optik mahal, serta mengganggu hasil pencitraan. Oleh karena itu, dikembangkan sistem monitoring suhu dan kelembaban berbasis Internet of Things (IoT) dengan fitur alarm untuk ruang CT-Scan di Instalasi Radiologi RSUD Sultan Suriansyah. Alat ini dirancang untuk memberi peringatan saat kelembaban mencapai atau melebihi 60%, serta memungkinkan pemantauan jarak jauh secara real-time melalui antarmuka web. Hasil pengujian menunjukkan alat berfungsi dengan stabil, akurat, dan mampu mengirimkan data secara daring dengan deviasi kurang dari ±5% dibandingkan alat pembanding (Thermophygrometer). Sistem ini terbukti efektif dalam menjaga kondisi lingkungan ruang CT-Scan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung keandalan perangkat medis. Dengan integrasi IoT, pemantauan dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, memperkuat aspek preventif dalam perawatan peralatan dan kualitas pelayanan radiologi.</p> Reni Septriani, Danang Widyawarman ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polanka.ac.id/index.php/JKIKT/article/view/318 Jum, 01 Mei 2026 07:59:31 +0000 REVIEW JURNAL : PENGARUH BERBAGAI JENIS BAHAN PENGIKAT TERHADAP SIFAT FISIK DAN MEKANIK TABLET PARASETAMOL https://ojs.polanka.ac.id/index.php/JKIKT/article/view/312 <p>Parasetamol merupakan obat analgesik–antipiretik yang banyak diformulasikan dalam bentuk tablet. Bahan pengikat berperan penting dalam menentukan mutu fisik dan mekanik tablet. Review jurnal ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai jenis bahan pengikat terhadap sifat fisik dan mekanik tablet parasetamol berdasarkan literatur sepuluh tahun terakhir. Bahan pengikat yang direview meliputi bahan sintetik dan alami dengan metode pembuatan tablet yang berbeda. Hasil kajian menunjukkan bahwa jenis dan konsentrasi bahan pengikat berpengaruh terhadap kekerasan, kerapuhan, dan waktu hancur tablet. Penggunaan bahan pengikat dalam konsentrasi berlebihan dapat menyebabkan tablet menjadi terlalu keras dan memperlambat waktu hancur, sehingga diperlukan pengendalian konsentrasi bahan pengikat dalam formulasi tablet parasetamol. Selain itu, bahan pengikat alami berpotensi digunakan sebagai alternatif dalam formulasi tablet parasetamol.</p> Febriyanti Helia Putri, Indira Manilet, Siti Jariah, Yulistia Budianti Soemarie ##submission.copyrightStatement## https://ojs.polanka.ac.id/index.php/JKIKT/article/view/312 Jum, 22 Mei 2026 06:43:03 +0000